Sering Marah Karena Selalu Terbawa Emosi, Ini Cara Mengendalikannya

Info BK SMAN 1 Kajen
0

 


Sering Marah Karena Selalu Terbawa Emosi, Ini Cara Mengendalikannya

Pada dasarnya setiap manusia memiliki emosi. Emosi yang muncul bisa emosi positif atau emosi negatif. Emosi adalah ekspresi normal atas berbagai hal yang terjadi dalam hidup. Karena emosi adalah perkataan atau ungkapan perasaan yang keluar dari dalam diri seseorang, maka dari itu Anda harus mengekspresikan emosi dengan tepat.
Setiap orang pasti mempunyai tingkat emosi yang berbeda-beda, namun setiap orang dituntut untuk mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Sayangnya, banyak sebagian orang tidak mampu mengendalikan emosinya dengan baik.
Sering kali emosi-emosi negatif seperti marah dan kecewa lebih menguasai diri Anda, sehingga Anda menjadi tidak dapat berkonsentrasi. Bahkan, Anda bisa saja melakukan hal-hal yang merugikan orang lain.
Mengekspresikan emosi secara tepat dan mengetahui cara mengendalikan emosi akan membuat Anda merasa lebih baik. Oleh karenanya, penting untuk diketahui bagaimana cara mengendalikan emosi.

A.    PENGERTIAN   
Kata emosi berasal dari bahasa Prancis, emotion yang berasal dari kata emouvoiryang berarti “kegembiraan”. Emosi juga berasal dari bahasa Latin emovere dari e- ( varian eks) yang berarti “luar” dan movere yang berarti “bergerak”.  Dengan kata lain, emosi adalah hasil dari reaksi tubuh dalam menghadapi situasi tertentu.

Pada dasarnya emosi adalah dorongan untuk bertindak, reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu. Sebagai contoh emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga secara fisiologi terlihat tertawa, emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis
Orang-orang sering menganggap bahwa emosi hanya berkaitan dengan perasaan marah saja. Padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Sekali lagi, emosi adalah reaksi tubuh untuk menghadapi situasi tertentu. Situasi yang dihadapi disini mencakup emosi marah, malu, bahagia, takut, dan sedih.

B.    JENIS- JENIS EMOSI
Berasarkan sebab dan reaksi yang ditimbulkan, emosi dikelompokkan menjadi tiga, yaitu :
1.    Emosi yang berkaitan dengan perasaan (syaraf-syaraf jasmaniah), misalnya perasaan dingin, panas, hangat, sejuk dan sebagainya. Munculnya emosi seperti ini lebih banyak dirasakan karena faktor fisik diluar individu, misalnya cuaca, kondisi ruangan dan tempat dimana individu itu berada.

2.    Emosi yang berkaitan dengan kondisi fisiologis, misalnya sakit, meriang dan sebagainya. Munculnya emosi sepertinini lebih banyak dirasakan karena faktor kesehatan.

3.    Emosi yang berkaitan dengan kondisi psikologis, misalnya cinta, rindu, sayang, benci dan sejenisnya. Munculnya emosi seperti ini lebih banyak dirasakan karena faktor hubungan dengan orang lain.

C.    MACAM-MACAM EMOSI
Setiap orang tentunya pernah emosi. Akan tetapi, banyak orang mengidentifikasi emosi sebagai suatu hal yang negatif, seperti memukul, melempar barang, menghancurkan barang yang biasa kita sebut "marah". Marah memang merupakan bagian dari dasar emosi, tapi bukan hanya itu jenis dari emosi. Emosi itu sendiri ada yang negatif dan ada yang positif

Perbedaan rangsang yang diterima oleh indra memberikan pengaruh terhadap perasaan seseorang. Adanya perbedaan pengaruh tersebut, menimbilkan emosi yang berbeda pula.

Berikut adalah macam-macam emosi :

1.    Emosi marah
seseorang yang marah terhadap orang lain disebabkan ia menganggap bahwa orang itu bersalah terhadap dirinya. orang yang marah bisa menunjukkan tingkah laku agresif, menganggu orang yang dikenai marah, membanting barang, memukul, bahkan membunuh.

2.    Emosi sedih, duka, susah dan pilu
semua orang yang mengalami musibah pasti merasa sedih. karena sedih, seseorang bisa menangis, bisa mengurung diri di kamar dan tidak mau bergaul dengan orang lain.

3.    Emosi Iri
Orang sering membandingkan keadaan dirinya dengan orang lain. jika dirinya lebih rendah atau kurang dari orang yang dibandingkan maka timbul rasa iri. emosi iri harus dapat di kendalikan dan di ekspresikan secara positif. ekspresi iri yang positif akan menimbulkan gairah usaha dan meningkatkan kerja secara positif untuk menyamai orang yang dibandingkan itu.

4.    Emosi Takut
ekspresi dari rasa takut dapat berupa lari menjauh dari obyek penyebab takut. rasa takut menyebabkan seseorang menghindari objek penyebab takut.

5.    Emosi Cinta
contoh dari ekspresi cinta adalah kisah remaja yang menjalin asmara.
Semua orang harus dapat mengendalikan emosi. emosi yang tidak dapat di kendalikan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain

D.    CARA MENGENDALIKAN EMOSI

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan dan mengarahkan emosi secara positif yaitu :
1.      Setiap tindakan harus didasarkan pada akal sehat
2.      Berfikir tenang akibat negative yang mungkin terjadi
3.      Berusahalah untuk memaafkan kesalahan orang lain
4.    Setiap kali Anda akan bereaksi negatif, tenangkan diri dengan mengambil napas panjang dan menutup mata.
5.    Anda tidak dapat mengubah situasi tertentu, tetapi dapat mengubah pola pikir Anda dari sudut pandang yang membuat marah atau kecewa menjadi sudut pandang yang membuat Anda merasa lebih baik.
6.   Ubah fokus Anda. Jika Anda lebih sering merasa rendah diri karena menganggap orang lain lebih hebat, ubah fokus pada diri sendiri, apa yang ingin Anda kerjakan, dan kemampuan yang ingin Anda tingkatkan, sehingga membuat Anda lebih percaya diri.
7.  Hindari situasi yang membuat Anda mudah merasakan emosi negatif. Sebagai contoh, jika Anda mudah kesal saat terburu-buru, maka Anda dapat mengatur waktu untuk berangkat lebih awal. Dengan begitu, kemacetan atau pun pengguna jalan yang lambat tidak akan terlalu membuat Anda terganggu atau bahkan dapat dihindari.
8.   Jalin komunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda seperti keluarga, teman, tetangga yang membuat Anda nyaman. Anda perlu sahabat dan keluarga sebagai tempat Anda berbagi permasalahan yang bersedia mendengarkan dan tidak membiarkan Anda sendiri.
9.     Temukan aktivitas yang membuat Anda senang dan dapat menjadi bagian positif dari keseharian Anda seperti bersepeda, bermain sepak Mengerjakan hobi yang Anda sukai membuat Anda merasa rileks dalam dunia Anda sendiri. Selain itu, olahraga dapat menjadi sarana untuk mengelola stres.
10. Memberi dapat membuat Anda senang. Berikan waktu, bantuan, atau pun senyum Anda untuk orang lain, misalnya mengikuti bakti sosial.
11. Pelajari kemampuan baru seperti bahasa baru atau pun alat musik, dapat membangkitkan kepercayaan diri dan berfungsi sebagai cara mengendalikan emosi.
12. Sadarilah keberadaan Anda saat ini, perasaan dan pikiran Anda, termasuk sekitar Anda. Ini dapat membuat Anda lebih sadar dan bersikap positif merespons segala sesuatu.
13. Berhubungan seksual dapat mendatangkan manfaat emosional yang membuat Anda merasa lebih percaya diri.
14. Menjaga berat badan tetap ideal adalah salah satu cara mengendalikan emosi dan kesehatan mental. Cobalah untuk mengonsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi dan dengan porsi yang tidak berlebihan.
15. Yoga dan meditasi dapat menjadi metode manajemen stres dan melatih Anda mengendalikan emosi.
16. Kelola waktu dengan mengatur jadwal dan membuat rencana hal-hal yang perlu dilakukan. Perencanaan akan membantu Anda mengurangi stres.
17. Belajar mengatakan “tidak” terutama pada hal yang sebenarnya memang sudah tidak dapat Anda kelola, atau acara yang memang benar-benar tidak dapat Anda hadiri.
18. Jaga agar tubuh selalu mendapat istirahat cukup sehingga masalah tidak dengan mudah menyulut emosi.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)